Rabu, 05 Januari 2011

STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU

Susah nian cara dokumen ini. makanya sebelum aku lupa lagi, segera kusimpan di sini.

Permendiknas RI NOMOR 16 TAHUN 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan kompetensi guru.
Naskah lengkap-nya ada di sini:
Berikut ini khusus untuk yang menyangkut guru kimia SMA.


STANDAR KOMPETENSI GURU
Standar kompetensi guru ini dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru.
Kompetensi Pedagodik
1.        Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
1.1.      Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya.
1.2.     Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
1.3.     Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
1.4.    Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
2.       Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
2.1.     Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
2.2.    Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.
3.       Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
3.1.     Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.
3.2.    Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.
3.3.    Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.
3.4.    Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.
3.5.     Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.
3.6.    Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.
4.      Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik
4.1.    Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.
4.2.    Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.
4.3.   Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan.
4.4.   Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.
4.5.    Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.
4.6.    Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.
5.       Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran
5.1.     Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.
6.      Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
6.1.    Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.
6.2.    Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreativitasnya.
7.       Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
7.1.     Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.
7.2.     Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadaprespons peserta didik, dan seterusnya.
8.      Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar
8.1.    Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu
8.2.   Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu
8.3.   Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
8.4.    Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar
8.5.   Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.
8.6.    Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan
8.7.   Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.
9.      Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
9.1.    Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar
9.2.   Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan
9.3.   Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan
9.4.   Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

10.    Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
10.1.  Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan
10.2. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu
10.3. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Kompetensi Kepribadian
11.     Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
11.1.   Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat-istiadat, daerah asal, dan gender
11.2.  Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat, dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.
12.    Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
12.1.  Berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi
12.2. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia
12.3. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.
13.    Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa
13.1.  Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.
Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.
14.    Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
14.1.  Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi
14.2. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.
15.    Bekerja mandiri secara profesional. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
15.1.  Memahami kode etik profesi guru.
15.2. Menerapkan kode etik profesi guru.
15.3. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Kompetensi Sosial
16.    Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.
16.1.  Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran
16.2. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.
17.    Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
17.1.  Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun, empatik dan efektif
17.2. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik
17.3. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.
18.    Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.
18.1.  Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik
18.2. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.
19.    Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
19.1.  Berkomunikasi dengan teman sejawat, profesi ilmiah, dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran
19.2. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain.

Kompetensi Profesional
20.   Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
20.1.    Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori kimia yang meliputi struktur, dinamika, energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel.
20.2.   Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam.
20.3.   Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia.
20.4.   Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait.
20.5.   Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia.
20.6.   Menerapkan konsep, hukum, dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
20.7.   Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah.
20.8.   Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia.
20.9.   Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah.
20.10.Menggunakan alat-alat ukur, alat peraga, alat hitung, dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas, laboratorium dan lapangan.
20.11.  Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian.
20.12. Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar.
20.13. Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut.
21.    Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.
21.1.      Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.
21.2.     Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.
21.3.     Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.
22.   Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
22.1.     Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik
22.2.    Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
23.   Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
23.1.     Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus
23.2.    Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.
23.3.    Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.
23.4.   Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.
24.   Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.
24.1.    Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi
24.2.   Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.

Selasa, 28 Desember 2010

susu coklat

10 November 2010, sehari setelah ulang tahunnya yang kelima, dia minta diajak ke gardena - supermarket di kota magelang. Dia pasti sedang meminta sesuatu. Ini sudah menjadi kebiasaannya, dia jarang meminta diajak ke supermarket atau bahkan ke warung. Jika dia meminta bisa dipastikan dia menginginkan sesuatu. Kalau tidak mandi bola, mungkin snack. Dia tidak akan meminta mainan di supermarket karena sudah kuberitahu harganya jauh lebih mahal daripada di grosir mainan.
Sampai di supermarket ini ternyata dia langsung ke rak susu formula. Dia minta susu rasa coklat. Aku tersenyum, aku ingin langsung memberikan apa yang dia minta. Bukan apa-apa dia sudah begitu lama menunggu untuk itu, tapi karena persediaan kami masih banyak. kujanjikan padanya untuk membelinya minggu depan. Sungguh...aku terharu, dia mengendapkan keinginannya selama setahun lebih dan tidak melupakan sama sekali janjiku.
Dari bayi edin sudah diberi susu formula karena ASI dari mamanya memang tidak lancar. Kami tidak memberinya rasa lain selain madu. sebenarnya coklat adalah rasa yang paling dia suka dan vanilla sama sekali tidak disukainya.
Saat usianya baru 3,5 tahun edin sudah ikut sekolah TK di dekat rumah. Di sinilah dia tahu susu rasa coklat dari temannya. Dan, dia minta ganti rasa susunya. Kujanjikan padanya, dia boleh minum susu rasa coklat setelah ulang tahunnya yang kelima.
Dan hari itu dia memintanya....
27 Desember 2010.. Dengan terburu-buru karena banyak hal yang harus dikerjakan, aku membeli susu formula untukk edin. Coklat dan Madu.. kami memang sengaja mencampur dua rasa ini agar kadar coklat yang dia minum tidak terlalu banyak. Sampai di rumah aku baru menyadari bahwa... gambar di kemasan susu formula itu adalah anak perempuan. Waduh! Edin pasti akan protes. Sejak menggunakan susu formula dengan tanda 3+ dulu, dia selalu mengatakan "gambar susunya yang untuk edin harus 'cowok', karena  yang gambar 'cewek' untuk mbak, bukan mas seperti aku"
Benar saja, saat dia melihat kemasan susu itu dia sudah protes "ayah lupa,ya? kok belinya yang gambar mbak?" - terlambat aku belum sempat membuang kemasannya
Dan saat dia kubuatkan segelas susu untuknya dia berkata "ayah, edin mau dibikinkan susu yang dari susu yang masih ada di wadah itu (kami selalu memindah dari kemasan ke wadah), putih juga gak papa. gak usah coklat". "Ayah harus mengembalikan susu-susu itu dituker dengan yang gambar mas"
....
Hii..baiklah bos kecil!
:) 
 

Sabtu, 25 Desember 2010

Mendownload Buku Gratis dari Library

Di blog-ku ini, pada "tautan berguna" (kanan bawah) kupasang link ke download buku gratis melalui library. Meskipun sebenarnya mudah, tetapi banyak yang masih menanyakan tentang bagaimana cara downloadnya.
Berikut yang biasanya aku lakukan untuk mendownload buku yang kuingin.

  1. klik link ini: library dan akan langsung menuju ke arah beranda mereka.
  2. ada banyak yang bisa di browse di sana akan tetapi, seperti juga di laman pendahulunya, gigapedia, di sini tertulis pesan yang secara tidak langsung meminta pengguna sebaiknya melakukan register untuk mendapatkan kenyamanan dan akses ke buku yang lebih banyak. Register memang lebih dikehendaki yang memiliki akun di gmail atau googlemail
  3. ternyata registerku di gigapedia tidak dapat digunakan untuk masuk di sini, oleh karenanya terpaksa juga harus registrasi ulang. Tapi tidak perlu nunggu apalagi pake lama, email konfirmasi langsung dikirim dan langsung ku klik link konfirmasinya
  4. login dan mulai searching... di laman in  tidak ada  pilihan mau search di mana - tidak seperti waktu di gigapedia dulu
  5. kucari buku dengan keywords dan klik...
  6. banyak juga buku yang mirip. ku klik salah satu judul seperti yang kukehendaki dan muncullah halaman penuh informasi seperti ini:


  • halaman itu berbeda dengan saat di giga. aku tidak perlu lagi bingung. di sini sudah langsung terpampang besarnya file dan info lain, PASSWORD (jika ada, sering terjadi saat mendownload dan menyimpannya lupa menyimpan passwordnya juga), tautan download, bahkan program yang digunakan untuk membukanya
  • jika banyak tautan yang ada, favoritku "ifile it" atau "4shared" karena mendownload pada keduanya relatif mudah dan dapat download paralel dalam jumlah banyak. Bandingkan saja dengan rapidshare, uploading, hotfile, atau yang lainnya yang harus menunggu satu downloadan selesai baru kita bisa download yang lain. kecuali pake trik lain
  • cukup klik "download from...." aku diajak pergi ke penyimpan file itu.
  • seperti biasa, jika download dari ifileit, aku harus scroll ke bawah untuk menemukan tombol "request download ticket" -  aku klik di sini dan sesaat kemudian muncul tombol "download..  tinggal klik dan save. kadang-kadang ifile it bermasalah dengan menampilkan tiket tidak dapat dikeluarkan. Aku sering mencobanya lagi dengan mengkliknya dan biasanya berhasil setelahnya. meskipun kadang-kadang lebih dari satu kali coba lagi.
  • jika download dari 4shared tinggal klik download file dan menunggu sesuai dengan waktu yang ditampilkan mas 4shared hingga muncul kata "download now" trus klik dan save selesai
  • selesai..tinggal buka buku gratis ku

Jumat, 24 Desember 2010

Sekolah Alam dan SpiderWeb

Diajak berdiskusi tentang sekolah alam terpaksa aku harus net browsing tentang bagaimana pelaksanaan sekolah alam yang sudah dilakukan di indonesia. Tapi tetap saja tak memberikan 'pencerahan' tentang bagaimana sebenarnya sekolah-sekolah itu melaksanakan pembelajarannya, serta objective, aim, goal dll..
Semua mengatakan bahwa mereka menggunakan metode spiderweb. pembelajaran dengan jaringan-jaringan tema. Metode? Benarkah ini metode? Taksatupun yang merinci mengapa disebut metode dan bagaimana siswa mereka mendapatkan hasil belajarnya.
Wow, serba masih samar tapi membuat penasaran.
Adakah yang mau berbagi?

Kamis, 23 Desember 2010

ngeblog di bis

saat duduk di bis, kadang bosen juga kalau gak da kerjaan. Buku, novel, dan kawannya jg gak mungkin kubaca di dalam bis nan gelap. Kadang2 iseng2 berbalas komen di fb tapi lama2 jg bosan..
Akhire kuputuskan kenapa gak ngeblog saja. Ini kelihatane lbh mungkin daripada bikin note di fb yg seringnya susah di edit.
Sambil kuperhatikan teks edit nya jg lbh baik drpd note fb.
Nyisipkan gambar bisa gak ya? Coba ah.. .
Ternyata belum bisa..
Tapi boleh jg kapan2 ngeblog lg sambil jalan klo pas ada tugas..

Rabu, 22 Desember 2010

Journal CERP

Lama tidak lihat ke journal CERP (chemistry education research and practice) ternyata sekarang lebih berbelit - palingg tidak karena sudah kebiasaan dengan yang lama- dan kelihatannya susah sekali menemukan free fulltext-nya. apa memang sekarang sudah tidak free lagi ya?

Selasa, 21 Desember 2010

Dongeng untuk Anak

kadang-kadang ingin mengikuti saran para ahli anak: sebaiknya anak dibiasakan dibacakan dongeng sebelum tidur.
aku cari di toko buku sampai internet-cari downloadan buku dongeng gratis, agar mama-nya edin bisa membacakan edin dongeng sebelum tidur.
tapi…
mengapa setiap dongeng selalu tentang harta, kekayaan, uang yang banyak, baju-baju bagus dan mahal…terus ujungnya selalu saja sang pangeran menikah dengan sang putri.
lha, umur edin khan baru 3 tahun! jangan-jangan menanamkan materialisme, hedonis dan… sejak dini…?
dipindah dari: http://purtadi.wordpress.com/